Dear God...

>> 26 Mei 2012

"Dear God, I wanna take a minute, not to ask for anything from You. But simply to say THANK YOU for all i have" 


Udah hampir 10 menit di layar ini, cuma kalimat di atas yg bisa aku ketik, itu juga copas dari BB. Nggak tau mau tulis apa, nggak tau mau cerita apa, mau cerita semuanya, dari sabang sampai merauke, nggak akan ada habis-habisnya. Aku cuma bisa ingat that He's so good...

Beberapa bulan terakhir ini ku jalani mutlak hanya karena anugerah-Nya. Walaupun terkadang aku masih mau mencoba nego sama Tuhan, kok aku nggak bisa punya kehidupan seperti yang lainnya? punya mobil mewah, punya rumah mewah, serba berkecukupan, apa-apa pembantu yang ngerjain, bisa jalan2, holyday keluar kota bahkan keluar negeri, sementara aku?? mentok disini sini aja terus, apa2 ngerjain sendiri, dari beresin anak2, masak, urusan dapur, kamar mandi, semuanyaaaaa serba sendiri.  

»

Mengenangmu... :'(

>> 19 Mei 2012

Tak banyak kenangan bersamamu Bahkan masa-masa kecilku rasanya tak bisa kuingat lagi ketika bersamamu dulu, yang ku tahu saat aku masih kecil, kau sudah pergi merantau... hingga kita tak punya banyak waktu untuk bersama, bercanda, dan bercerita... Satu-satunya kenangan yang paling kuingat adalah ketika malam tahun baru, saat kau baru pulang dari rantau, kita pergi bersama, ke plaza, belanja keperluan tahun baru dan banyak aneka macam kue. Aku senang dan bahagia saat itu. Kebahagiaan anak kecil yg tak biasa bepergian walaupun hanya ke plaza/mall. Kita belanja banyakkkkk bangettt. Baru kali itu aku ke mall belanja dengan trolly... Selebihnya... tak ada kenangan manis lainnya yang aku ingat :(  

»

♥ Ini Tentang Kita Hun ♥

>> 11 Januari 2012

Aku buat catatan ini untuk memperingati Anniversary kita hun, walaupun udah telat 3 hari :D

Ntah kenapa atau ntah nurun dari mana, aku ini sebenarnya pengkhayal hebat. Kadang sering merasa serem sendiri sama khayalanku. But i can't stop it, terkadang bahkan sampai di luar kendali, terus dan teruss sampai terkadang membuat aku bergidik sendiri

Pernah aku membayangkan gimana kalo kamu pergi duluan hun... huaaaaa (ini khayalan paling gila yang pernah datanng) Gimana nasibku?? gimana nasib anak2? Bagaimana aku membersarkan sikakak dan si adek seorang diri? Apa aku balik lagi ke rumah mama, membuka lembaran baru disana, apa aku kuat menjalani hari2 tanpamu.. (begidik aku membayangkannya... )

Pikiranku melayang pada suatu masa, dimana aku duduk didepan komputer, dan kamu juga duduk di depan komputer (di tempat yang berbeda yang aku tak tau dimana) dan MIRC mempertemukan kita melalui layar monitor :D Dulu tak ada facebook2an, bahkan friendsterpun masih sedikit sekali yang menggunakannya, kita ngobrol tanpa mengetahui wajah satu sama lain. Hari terus berlanjut, dan kita pun semakin akrab walaupun hanya memlaui chat di MIRC (metode chat jaman dahulu kala sekali :P), Sampai akhirnya kita bisa kopdaran di Speednet (Lucu aku meningat hari dimana kita bertemu untuk pertama kalinya)


Aku juga teringat pada suatu saat dimana kita pulang dari bepergian, naik motor sambil hujan2an. Aku memperhatikan para pejalan kaki yang mencoba mengejar waktu, berlari di derasnya hujan, atau ada yang hanya menepi menunggu hujan reda. Aku teringat beberapa tahun lalu, waktu kita juga belum ada motor, kita pernah berjalan kaki di tengah derasnya hujan, pernah menepi bersama orang2 yang mencoba berteduh, pernah sempit2an di dalam angkot yg panas, yang didalamnya penumpang inang2 dari pajak dengan bau nya yang khas, atau bapak2 yang dengan leluasanya menyebarkan asap rokok tanpa menghiraukan sesama penumpang. Aku juga ingat kita pernah berjalan kaki berkilo2 meter, karena tak punya uang untuk naik angkot (*sigh*)

Waktu itu aku menatap iri pada mobil2 yang lewat atau pada motor2 yang lewat sambil protes, "Tuhan aku kok gak punya mobil atau motor sih, kan jadi susah jalan begini kehujanan dan kepanasan terus.." Trus aku jadi kepingin banget punya mobil, atau setidaknya motorlah, dan hidup yang berkecukupan, gak pake jalan kaki lagi karna gak ada uang untuk ongkos angkot

Tapi seiring berjalannya waktu, toh aku lebih memilih kamu, si tak bermobil, tak bermotor, dan tak berduit ini. Sampai sekarang aku nggak ngerti alasannya kenapa, klise sekali ya kalau aku bilang karena "CINTA" :P

Waktu terus berjalan, dan akhirnya Tuhan memang mempersatukan kita. Tinggal seatap dengan dua kepala yang berbeda bukan hal yang gampang. Kerikil2 kecil sudah pasti ada, kerikil besar juga sering datang, batu bata juga aja :D but life must go on

Aku nggak bisa bilang kamu suami yang sempurna, kepala keluarga paling hebat di seluruh dunia, the most wanted hubby in d world, karena ternyata kamu juga manusia biasa yang punya kekurangan dan cacat cela, sama seperti aku. tapi kata Tuhan ini untuk seumur hidup, udah di "stempel", gak ada masa expirednya, apalagi tukar tambah.Pokoknya gak bisa. Titik
Iya Tuhan, its ok. Aku nggak minta tuker tambah kok, hanya saja aku pengen dia lebih lembut hati lagi, lebih punya perasaan peka lagi (*mencoba nego sama Tuhan, kebiasaan jualan di Online Shop :D maaf ya Tuhan)

Aku juga selama ini belum bisa jadi istri yang sempurna kok. Masih banyak banget kekurangan dan cacat cela sebagai istri. Salah satunya, dimana-mana seorang istri kalau suaminya pulang kerja tuh di sambut hangat, di sediain teh, ditemenin makan malam. Kalo aku mah nggak. Si kakak n adek aja yang nyambut kamu pulang, aku nya masih asyik aja jualan n internetan di dalam kamar, kadang sibuk mencet2 si BB aja

Ntah kenapa sisi romantisku berangsung2 hilang, lenyap, tak berbekas... dan kamu juga "hampir" begitu. Apa karena sudah ada anak-anak dan kegiatan masing2 yang sudah menyita waktu kita. Padahal dulu aku mengklaim diri sebagai seorang yang romantis :D haha

Aku hanya bisa berdoa, semoga perjalan hidup kita masih panjang, masih bisa kompak, bergandengan tangan, membesarkan anak-anak bersama-sama. Dan aku juga semakin mengerti kenapa Tuhan memberikanmu untukku sepanjang hidupku. And I wanna say, I love u hun

Happy 7th Wedding Anniversary my lifetime partner ♥♥

»

I'm Back ^_^

Lagi... Lagi... Lagi... dan Lagi...
berkali-kali blog-ku ini terbengkalai. Dibilang sibuk, ya memang sibuk ngurusin rumah,anak-anak dan OnlineShop. Tapi ya bukan juga yg sok super sibuk sampe gak bisa punya "me time"

Sekarang sudah di Januari 2012. Terakhir kali posting 07 Juli 2011. Hem... udah setengah tahun blog ini tak terurus. Dan dalam masa setengah tahun itu juga banyak hal yang terjadi. Si Kakak masuk udah pakai seragam Putih Merah alias udah duduk di bangku SD, Online Shop-ku yang lumayan penjualannya (Puji Tuhan), sampai terakhir aku harus masuk RS dan menjalani operasi, "hamil di luar rahim"

Nggak pernah terlintas dalam benakku sedikitpun aku akan mengalami penyakit itu. Aku pikir hamil di luar rahim itu memang ada janin yang terbentuk di luar rahimku, tapi ternyata tidak. bukan janin lagi yg terbentuk, tapi beerupa jaringan lunak, ahhh ntah apalah itu, detailnya aku udah tulis di note fb, bisa di klik disini "Apa itu Hamil Anggur"

Seminggu setelah aku pulang dari RS, tepatnya 30 november 2011, opung doli berpulang ke rumah Bapa, merupakan goncangan yang cukup menyedihkan buat keluarga kami, opung doli yang selama ini menjadi contoh, teladan dan panutan harus pergi. Sebulan setelah kepergian opung, Keponakanku Putri harus masuk RS juga dan harus menjalani operasi, ususnya sudah busuk dan pecah. Tak terbayangkanku anak umur 11 tahun harus merasakan sakitnya di operasi, aku saja yang sudah dewasa merasa sangat tidak mengenakkannya di operasi. Sehari setelah operasi Putri, dapat kabar lagi bahwa abang ku yang di Pekan Baru masuk RS. Sempat aku berpikir... "Ya Tuhan... apa-apaan ini, kenapa semuanya datang secara beruntun" Tapi kembali lagi aku teringat bahwa di balik setiap masalah dan persoalan, ada rencana Tuhan yang baik dan indah. Ada maksud dan teguran Tuhan di setiap derita dan kesedihan yang ku alami.

Sekarang... semuanya sudah terlewati, walaupun di tahun lalu banyak tantangan dan pergumulan, tapi aku tahu penyertaan Tuhan tidak pernah lepas. Bukankah dia yang menjanjikan "Marilah kepadaku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu" Ya.... di tahun 2012 ini aku hanya mau semakin dekat dan melekat dengan-Mu saja Tuhan ^_^

»

Sok Tahu

>> 07 Juli 2011

Seorang anak kecil sedang menyusun puzzle bergambar seekor gajah. Tubuhnya sudah tersusun. Tinggal ekor dan belalainya. Di tangannya ada sekeping gambar sesuatu yang berbentuk memanjang. Si anak langsung meletakkan keping tersebut ke bagian ekor. Sayangnya, bagaimanapun ia mencoba, keping itu tidak bisa masuk. Sang ayah berusaha memberi tahu bahwa itu bukan ekor, melainkan belalai. Namun, si anak membantah: ekorlah yang panjang. Jadi, teruslah ia mencoba-coba meletakkan keping gambar belalai itu ke ekor si gajah.

Itulah yang terjadi kalau kita bersikap sok tahu. Dan, kadang kala itu malah menjadi tindakan bodoh dalam pandangan orang lain. Lebih baik apabila kita meneladani apa yang dilakukan Zakharia. Ia mendapat penglihatan ilahi, tetapi tidak mengerti maknanya. Maka, dengan polos ia menanyakan maknanya kepada malaikat. Menarik bahwa malaikat tidak langsung menjawabnya. Malah memberikan pertanyaan seolah-olah malaikat itu berharap Zakharia seharusnya sudah tahu. Sangat manusiawi kalau saat itu Zakharia merasa harga dirinya tersinggung sehingga berhenti bertanya atau bahkan bersikap sok tahu. Namun, Zakharia tidak melakukan itu. Ia tidak berusaha menebak-nebak, apalagi berpura-pura tahu. Melainkan dengan rendah hati ia mengakui ketidaktahuannya. Ini dilakukannya sampai dua kali (ayat 4,11,12).
Tidak bersikap sok tahu menegaskan karakter yang rendah hati dan mau belajar. Agar berhasil dalam berbagai aspek kehidupan, inilah sebenarnya yang terus kita perlukan. Lebih jauh lagi, Tuhan menghargai sikap yang seperti ini.

»

Sahabat-Sahabat-Ku

Follow By Facebook

  © Blogger template Si Olive... by Ourblogtemplates.com 2009

  

God Bless You ^_^.....